KUPANG – Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengeluarkan informasi peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan pantauan terkini, peringatan ini mulai berlaku sejak tanggal 30 Maret 2026 pukul 08:00 WITA hingga 2 April 2026 pukul 08:00 WITA.
Kondisi Angin dan Sinoptik Hasil analisis menunjukkan bahwa pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 4 sampai 22 knot. Kecepatan angin yang cukup tinggi terpantau di beberapa wilayah strategis, termasuk Selat Sumba, Laut Sawu, Perairan Utara Timor, Selat Ombai, hingga wilayah Kupang dan Rote.
Selain faktor kecepatan angin, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya awan Cumulonimbus (awan gelap). Kehadiran awan ini dapat memicu peningkatan tinggi gelombang laut serta perubahan arah dan kecepatan angin secara mendadak.
Wilayah Terdampak Gelombang Sedang Gelombang laut dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di lima titik perairan utama:
Imbauan Keselamatan Pelayaran Pihak BMKG memberikan saran keselamatan serius bagi pengguna jasa kelautan. Para nelayan yang menggunakan perahu kecil diimbau waspada jika kecepatan angin melebihi 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Sementara itu, untuk kapal tongkang, risiko tinggi terjadi apabila kecepatan angin mencapai lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang melebihi 1,5 meter.
Masyarakat di pesisir diharapkan tetap tenang namun selalu waspada terhadap potensi gelombang tinggi ini demi keselamatan bersama.